8 Amalan Pembuka Pintu Rezeki Ala Rosululloh S.A.W

8 Amalan Pembuka Pintu Rezeki Ala Rosululloh S.A.W


8 Amalan Pembuka Pintu Rezeki Ala Rosululloh S.A.W | Tak dapat dipungkiri bahwa setiap manusia selalu mengingnkan rezeki yang berlimpah, hal tersebut tentunya bukanlah sesuatu yang salah selama cara untuk mendapatan dan membelanjakan rezeki tersebut ada dalam keridhoan Alloh SWT, bahkan kalau kita pelajari sejarah Nabi Muhammad Rosululloh SAW, sebagian besar sahabat beliau adalah merupakan orang yang kaya raya, pun Rosululloh SAW juga merupakan seorang saudagar yang kaya, yang mana ketika beliau meminang seorang konglomerat kaya raya yang bernama Siti Khadijah binti Khuwailid, yang menurut riwayat ketika itu mahar yang diberikan berupa unta pilihan sebanyak 20 ekor beserta degan lain-lainya yang apabila dikonversikan dengan nilai yang ada saat ini bisa mencapai puluhan miliar rupiah.


Beliau Nabi Muhammad SAW, mengajarkan bagaimana cara berikhtiar untuk mendapatkan rezeki, selain ikhtiar terdapat pula ajaran beliau untuk membuka pintu rezeki tersebut, berikut 8 Amalan Pembuka Pintu Rezeki Ala Rosululloh S.A.W yang dirangkum dari berbagai sumber;

1. Mencukupkan Diri Dengan Rezeki Yang Halal


Tak bisa dipungkiri bahwa rezeki bisa datang dari berbagai pintu, baik yang halal maupun yang haram, namun untuk mendapatkan keberkahan atas rezeki tersebut, maka Baginda Rosululloh SAW mengajarkan kita untuk mencukupkan hidup kita dengan rezeki yang halal sebagaimana hadist Rosululloh SAW Bersabda:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ اللهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا، وَإِنَّ اللهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِيْنَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِيْنَ، فَقَالَ تَعَالَى : (( يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا )) وَقَالَ تَعَالَى : ((يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ )) ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيْلُ السَّفَرَ: أَشْعَثَ أَغْبَرَ، يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ: يَا رَبِّ، يَا رَبِّ، وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ، وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ، وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ، وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ، فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ ؟

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam besabda: “Sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik. Sesungguhnya Allah Ta’ala memerintahkan kepada kaum mukminin seperti yang Dia perintahkan kepada para rasul. Maka, Allah Ta’ala berfirman, ’Wahai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan’ –al-Mu’minûn/23 ayat 51- dan Allah Ta’ala berfirman,’Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari rizki yang baik yang Kami berikan kepada kamu’ –al-Baqarah/2 ayat 172- kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan orang yang lama bepergian; rambutnya kusut, berdebu, dan menengadahkan kedua tangannya ke langit, ‘Wahai Rabb-ku, wahai Rabb-ku,’ sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan diberi kecukupan dengan yang haram, bagaimana doanya akan dikabulkan?”


Hadits ini shahîh, diriwayatkan oleh:
1. Muslim, no. 1015.
2. Ahmad, II/328.
3. At-Tirmidzi, no. 2989.
4. Ad-Dârimi, II/300.
5. Al-Baihaqi, III/346.
6. Al-Bukhâri dalam kitab Raf’ul Yadaini fish-Shalâh, no. 158.

2. Jauhi Segala Yang Syubhat


Seringkali ketika kita menerima rezeki terdapat keraguan didalamnya mengenai perkara halal ataukah haram rezeki yang kita terima tersebut, namun jika kita menngiginkan keberkahan atas rezeki yang kita terima maka hendaknya dihindari perkara syubhat ini karena perkara syubhat lebih dekat dengan keharaman daripada kehalalan.
Syubhat sendiri adalah suatu keadaan yang samar antara halal dan haram (sebagai referensi bisa di lihat di wikipedia)

3. Berprasangka Baik Kepada Alloh


Banyak firman Alloh yang membahas mengenai rezeki yang diantaranya adalah sebagai berikut,

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ
“Sesungguhnya Allah Dialah Yang Banyak Memberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh” (Surah Adz-Dzaariyaat:58).


وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
“Berilah kami rezeki, dan Engkaulah pemberi rezeki Yang Paling Utama” (Al-Maa`idah:114).


وَإِنَّ اللَّهَ لَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
“Dan sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki” (Al-Hajj: 58).



وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا
“Dan tidak ada satupun makhluk yang berjalan di muka bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya” (Huud: 6).

4. Iman Dan Taqwa Kepada Allah

Iman dan Taqwa merupakan sebuah jalan keluar dari segala macam persoalan hidup, karena dengan ketaqwaan, Alloh akan melimpahkan rezeki kita tanpa ada perhitungan dan Alloh dan datang dari arah yang tak disangka-sangka.
Masih ingatkah dengan Ayat Seribu Dinar..???

/>

"Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rejeki dari arah yang tidak disangka­sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)­Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap­tiap sesuatu." (QS. Ath Tholaq: 2-­3)

Sementara itu untuk cakupan yang lebih luas seperti suatu desa ataupun negara, sesungguhnya Allah menjamin setiap bidang kehidupan jika semua penduduknya mau beriman dan bertakwa
.


“Jika sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. Tetapi mereka mendustakan itu. maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS Al A'rof 96)


5. Sabar, Syukur Dan Istighfar


Sikap sabar adalah sikap yang sangat diperlukan terutama ketika kita telah banyak berusaha namun masih belum mendaatkan hasil yang diinginkan,
Bersikap Syukur ketika kita telah menerima yang Alloh berikan, sedangkan Istigfar sebagaimana ajaran Rosululloh SAW, bagi siapa saja yang senantiasa beristigfar dengan penuh kesungguhan maka akan dibukakan segala jawaban atas segala permasalah juga Alloh akan memberikannya segala kemudahan hidup.

6. Ikhtiar Dan Silaturahmi


Ikhtiar; Tentu saja hal ini perlu dilakukan, karena rezeki yang hendak diraih harus selalu dibarengi dengan ikhtiar, sementara Silaturahmi menurut ajaran Baginda Rosul, bahwa salah satu keutamaan silaturahmi adalah terbukanya pintu rezeki.

7. Bersungguh­-Sungguh Dalam Berdoa Dan Ibadah


Bagi umat islam, bekerja dalam perkara yang halal sama artinya dengan beribadah. Oleh karenanya lakukanlah secara sungguh-sungguh dan mengharap kepada Alloh. Namun meski berupa ibadah, bekerja juga jangan sampai menutup waktu untuk melaksanakan ibadah yang wajib seperti shalat lima waktu. Disamping itu, iringilah ikhtiar yang dilakukan dengan doa dan sikap qanaah atas apa yang telah diberikan oleh Alloh.

8. Perbanyak Infaq Dan Sedekah


Sesungguhnya harta yang kita dapatkan merupakan milik Alloh dan didalamnya ada hak bagi orang­orang yang kurang mampu. Oleh karenanya bagilah dengan mereka yang berhak menerimanya seperti dalam bentuk infaq ataupun sedekah. Demi terbukanya pintu rezeki yang seluas­luasnya, dawamkanlah ibadah yang wajib dan jangan lupakan yang sunah. Ketahuilah bahwa rezeki yang kita belanjakan di jalan Allah, akan diganti dengan yang berlipat­lipat.
Wallahu A’lam
Semoga tulisan dan bacaan  kali ini bermanfaat, silahkan berbagi untuk mencapai Ridho-Nya.

Share this:

Related Posts
Disqus Comments