Tersisih (tidak) Sempurna dan (tidak) Cantik

Tersisih (tidak) Sempurna dan (tidak) Cantik

Ini bukanlah suatu artikel atau tulisan yang mungkin (sangat) bermanfaat buat anda baca, tapi percayalah buat saya ini salah satu media bagi saya untuk mengungkapkan apa yang saya alami, apa yang saya rasakan saat ini. trust me.. it's real..

Sebelumnya, saya Muhammad Panji Mustopa Lulusan Diploma 3 Jurusan Teknik Informatika dengan tahun lulus pada tahun 2008 (udah tua).

saat ini saya (masih) bekerja pada sebuah program pemerintah yang dulu dikenal dengan nama P2KP, PNPM-MP, P2KP, P2KKP dan sekarang dengan nama program KOTAKU,,, yaa saat ini, karna dalam beberapa minggu kedepan, entah saya masih bergelut pada program ini atau tidak itu semua tergantung dengan kehendak Yang Maha Kuasa, Alloh SWT.

Saat ini ada beberapa (kebijakan) yang saya rasa kurang begitu relevan untuk diterapkan yang mana per April bulan depan akan dilakukan re-rekrutmen dengan kualifikasi untuk jenjang pendidikan minimal S1 (Strata Satu) untuk jurusan-jurusan yang sesuai dengan fungsi pekerjaan. Yang saya maksud dengan kurang relevan adalah bukan berarti "menyepelekan" jenjang pendidikan, hanya saja dinamika yang terjadi di lapangan tak bisa dinilai berdasarkan jenjang pendidikan, yang terjadi di lapangan adalah semuanya menjadi setara (dalam pekerjaan ini), tak jarang ditemukan jenjang Diploma lebih menguasai medan di lapangan ketimbang dengan lulusan strata1 (tak jarang lho yaa.. jadi masih banyak juga rekan-rekan jebolan strata satu yang kemampuan di lapanhannya sangat di segani (koo jadi berasa di medan perang yaaa..???hahaha.. ), tapi memang selalu terjadi "pertempuran" ketika kita sebagai pendatang harus merubah paradigma yang sudah terbangun di masyarakat, tentunya bukan perang berdarah-darah, tapi terkadang perang batin dan perang urat saraf sesekali mungkin terjadi.

Proses pemberdayaan masyarakat yang terjadi selama ini (setidaknya yang saya alami dan rasakan) adalah bagaimana kemampuan seseorang untuk meyakinkan masyarakat, membangun masyarakat baik membangun fisik maupun membangun non-fisik, karena konsep utamanya adalah pemberdayaan masyarakat, maka kecenderungan terbesar adalah proses membuat masyarakat menjadi berdaya yang fokus utamanya sebenarnya membangun karakter masyarakat itu sendiri menjadi lebih baik (yang sudah baik menjadi lebih baik, yang kurang baik menjadi baik), dan ini tidak serta merta mengandalkan jenjang pendidikan,,

Jadi menurut asumsi saya pribadi, yang paling dibutuhkan dalam pemberdayaan masyarakat adalah bagaimana sikap dan sifat mental kita menghadapi masyarakat, terutama membangun pola fikir masyarakat yang terkadang harus bertentangan dengan kebiasaan masyarakat yang ada. Pun dari segi kinerja, pengetahuan, pengalaman, dan pendekatan terhadapa masyarakat, belum tentu yang lulusan Diploma kinerjanya lebih buruk dari yang Strata 1 atau Strata 2..

DINAMIKA DI LAPANGAN ITU BERBEDA

BUKAN TENTANG SARJANA ATAU PERWIRA

PUN BUKAN TENTANG TUA ATAU MUDA

ASAL MASYARAKAT SEJAHTERA

ASAL MASYARAKAT BERDAYA

TAK PEDULI SARJANA..DIPLOMA..ATAU SMA

SEMUA UNTUK KEMANDIRIAN BERSAMA

UPDATE PER TANGGAL 13 MARET 2017..
Untuk Lulusan Diploma Akhirnya Diperbolehkan dan Mempunyai Hak Yang Sama Untuk Melakukan Ujian Seleksi Yang Direncanakan Akan Dilaksanakan Pada Tanggal 16 Maret 2017

Update Deui: Molor lagi waktunya sampai Kapan..????

Share this:

Related Posts
Disqus Comments